PENGANUGERAHAN
RAKSA NUGRAHA
TAHUN 2021

Lokasi

Jakarta, Indonesia





APA ITU RAKSA NUGRAHA ?

Raksa Nugraha merupakan kegiatan pemberian pemeringkatan dan anugerah kepada pihak-pihak yang perduli akan perlindungan konsumen. Kegiatan ini merupakan apresiasi yang diberikan BPKN kepada Entitas Publik diantaranya mencakup Pemerintah Daerah (Pemerintah Kabupaten Kota, Pemerintah Provinsi) dan Pemerintah Pusat (Kementerian/Lembaga)melalui unit kerja yang terdiri dari (Dinas/Organisasi Perangkat Daerah).

RAKSA NUGRAHA merupakan ajang pemeringkatan dan penghargaan kepada Pelaku Usaha di Indonesia yang telah mau dan mampu menyelenggarakan program perlindungan konsumen sebagai wujud tanggung jawab Pelaku Usaha untuk mendukung praktik bisnis yang baik, beretika dan bertanggungjawab agar dapat tumbuh berkelanjutan.

Dalam rangka memasyarakatkan sikap keberpihakan masyarakat terhadap Perlindungan Konsumen baik kepada para Pelaku Usaha, Kementerian/Lembaga maupun Lembaga Perlindungan Konsumen lainnya, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) sebagai lembaga yang diamanahkan oleh UUPK untuk mengembangkan upaya perlindungan konsumen akan mengadakan kegiatan pemberian apresiasi kepada pihak-pihak yang peduli akan perlindungan konsumen dengan nama “RAKSA NUGRAHA Indonesia Consumer Protection Award”, adalah apresiasi yang akan diberikan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) kepada para Entitas Privat (Pelaku Usaha, BUMN, BUMD) dan Entitas Publik (Pemerintah Pusat seperti Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Propinsi).


"Selamat kepada para stakeholders yang telah meraih penganugrahan Raksa Nugraha ICPA Tahun 2021"

Dr. Rizal E. Halim

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional

TESTIMONI PEMENANG RAKSANUGRAHA

Video cover section

Tingkat Pemeringkatan

Pemeringkatan Raksa Nugraha ini terdiri dari 5 tingkat, yang terdiri dari :

DIAMOND

Pemeringkatan berupa batu mulia yang berharga bagi masyarakat dimana Diamond memiliki nilai tertinggi.

PLATINUM

Pemeringkatan berupa logam mulia yang memiliki nilai tertinggi kedua setelah Diamond.

GOLD

Pemeringkatan berupa logam mulia yang memiliki nilai tertinggi ketiga setelah Diamond.

SILVER

Pemeringkatan berupa logam mulia yang memiliki nilai tertinggi keempat setelah Diamond.

BRONZE

Pemeringkatan berupa logam mulia yang memiliki nilai tertinggi kelima setelah Diamond.

MAKNA LOGO RAKSA NUGRAHA

Raksa berarti penjaga atau pemelihara sedangkan Nugraha adalah anugerah atau karunia, Sehingga arti dari Raksa Nugraha adalah Penjaga Anugerah, yang bermakna sebagai Pelindung Konsumen karena Konsumen adalah Anugerah.

Bentuk Logo diambil dari bentuk pohon laurel, laurel merupakan legenda mitologi yunani dan biasanya daun laurel dipasangkan sebagai mahkota yang diberikan kepada orang-orang berbakat dan siapa saja yang menonjol dalam suatu bidang.

Bentuk bintang memiliki arti sebuah prestasi.

Bentuk melengkung antara ranting kiri dan ranting kanan menggambarkan perlindungan yang seimbang antara konsumen dan pelaku usaha.

Jumlah daun 8 buah baik kiri dan kanan merupakan nomor dari Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

Bentuk pita merupakan implementasi dari sistem Perlindungan Konsumen.

Video cover section

Pembicara

Sosialisasi Raksa Nugraha menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten, yaitu :

Dr. Rizal E. Halim
Ketua BPKN-RI
Ir. Johan Efendi, M.Si
Ketua Komisi 2 Komunikasi dan Edukasi BPKN-RI
Dra. Vivien Goh, S.H., M.H
Anggota Komisi 2 Komunikasi dan Edukasi BPKN-RI

Apakan anda tertarik ? Daftarkan Perusahaan anda

LAUNCHING ICPA 2021

Jadwal dan Susuanan Acara

WAKTU
ACARA
KETERANGAN
09.30 - 10.00 WIB
Registrasi Peserta || Link Zoom : https://zoom.us/j/9268644748
Panitia

Pembukaan & Menyanyikan Indonesia Raya
MC


Pemaparan sekilas mengenai Raksa Nugraha ICPA 2021

Penjelasan mekanisme pendaftaran lewat website


Penutup dan Foto Bersama
MC

F.A.Q

Frequently Asked Questions

Raksa Nugraha merupakan kegiatan pemberian pemeringkatan dan anugerah kepada pihak-pihak yang perduli akan perlindungan konsumen. Kegiatan ini merupakan apresiasi yang diberikan BPKN kepada Entitas Privat (Pelaku Usaha, BUMN, BUMD) dan Entitas Publik (Pemerintah Pusat seperti Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Propinsi).

Kriteria Kelompok Usaha yang dapat mengikuti Raksa Nugraha merupakan Organisasi Kecil, Organisasi Menengah dan Organisasi Besar, yaitu :


1. Organisasi Kecil

Organisasi yang menghasilkan barang/jasa dan memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp.300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp.2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah).


2. Organisasi Menengah

Organisasi yang menghasilkan barang/jasa dan memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp.10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp.2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp.50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah).


3. Organisasi Besar

Organisasi yang menghasilkan barang/jasa dan memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp.10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp.50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah).


Entitas Publik dibagi menjadi 2 (dua) yaitu :

  1. Pemerintah Pusat yang berasal dari entitas Kementerian, Lembaga.
  2. Pemerintah Daerah yang berasal dari entitas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota.

- Entitas Publik merupakan entitas yang menyelenggarakan standar pelayanan publik dan/atau standar pelayanan minimal.

- Entitas Privat adalah sebagai berikut :

  1. Perusahaan yang telah menghasilkan produk (barang dan/atau jasa) di Indonesia dan telah beroperasi selama minimal 3 tahun.
  2. Perusahaan tidak terlibat kasus pidana hukum dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.
  3. Bersedia mengikuti proses penilaian termasuk dilakukan evaluasi dan hadir pada saat verifikasi kriteria oleh juri.
  1. Perusahaan atau Organisasi dapat mendaftar melalui alamat website https://raksanugraha.bpkn.go.id/registrasi.
  2. Perusahaan/Organisasi yang telah mendaftar disebut sebagai Peserta ICPA.
  3. Perusahaan/Organisasi setelah mendaftar wajib mengisi Kuesioner Kriteria ICPA 2021 yang dapat diakses setelah peserta melakukan login melalui websitee
  4. Peserta akan diarahkan ke microsoft form untuk pengisian Kuesioner.
  5. Perusahaan/Organisasi setelah mengisi Kuesioner juga wajib mengirimkan Dokumen Persyaratan yang telah ditentukan oleh sekretariat ICPA dengan cara mengakses menu ‘Upload Dokumen’ yang ada pada website setelah peserta login.
  6. Setelah Kuesioner selesai diisi dan Dokumen Persyaratan selesai di upload, peserta wajib melakukan konfirmasi pengiriman ke Whastapp Damia (087778267555) / Ismi (081318549908)
Dokumen - dokumen pendukung seperti SIUP, NPWP, Annual Report, Struktur dan Infrastruktur Perusahaan, Laporan Keuangan dan lain-lain.
Entitas privat dan entitas publik tidak akan diperingkat apabila tidak mendaftar.
Kriteria yang digunakan menggunakan pendekatan skema Malcolm Baldrige National Quality Award namun disederhanakan menjadi kepemimpinan, strategi, pelanggan atau konsumen, manajemen sumber daya, operasional proses produksi, peningkatan kinerja dan hasil.
Pemeringkatan dilakukan dengan mengevaluasi hasil jawaban kuesioner dan dokumen pendukungnya atas kriteria yang ditetapkan. Kemudian pihak peserta akan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan penyelenggaraan PK di entitasnya.
Keikutan sebagai peserta gratis, Tidak ada biaya apapun untuk mengikuti penghargaan ini.
Semua proses pemeringkatan dilakukan secara online tanpa ada kehadiran fisik untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19.